TAWĀDLU’: seseorang yang sanggup manjat pohon, tapi nggak mau manjat tanpa terpaksa; itupun nunggu nggak ada yang liat. Malahan ia bisa saja ‘nyumpal’ mulut orang yang cuap2 bahwa ia bisa manjat!!!
RENDAH HATI: seseorang yang sanggup manjat pohon, dan ia akan memanjatnya saat perlu (sambil berta’awwudz dari godaan riyā’ yang terkutuk), ga peduli orang ngeliat ato nggak; diakui sebagai pemanjat ato nggak!!!
RENDAH HATI (?) BASA-BASI: seseorang yang manjat pohon, nyampe di tengah ia bilang dengan wajah (dibikin) tersipu-sipu: “sungguh, aku ngga nyangka bisa manjat sampe segini. Padahal kupikir aku nggak bisa manjat, lho...”
BASA-BASI: seseorang yang manjat pohon, nyampe di tengah ia teriak2: “ah, aku ga bisa manjat kok...”
BASA-BASI stadium KRITIS: “Eh, kemarin aku manjat pohon sampe ke atas lho, padahal aslinya aku nggak bisa!!!”
Tampilkan postingan dengan label rendah diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rendah diri. Tampilkan semua postingan
Senin, 18 Mei 2009
Langganan:
Postingan (Atom)